Menikah dengan WNA Perancis 1 (yang di gereja)

Ternyata menikah dengan WNA itu tidak se-simple yang dibayangkan, mungkin bagi beberapa orang begitu, dan tadinya saya juga berpikir begitu..ehh setelah dijalani… huaaahhh… kami harus mengalami perjalanan panjaaang dan melelahkan mental dan fisik dan juga duit! HAAAA…………

Soo… iyalah bagus juga sih jadi berasa ‘mahal’ dan worthed,

but anyway, saya mau share apa saja yang harus dilalui sehingga akhirnya bisa secara resmi menikah dengan WNA (Perancis) secara agama di depan Tuhan dan di mata Hukum!

begini ceritanya….(God help me to remember all the countless details…*lebay)

Sooo…. sebelum menikah tentu saja banyak yang harus dipertimbangkan, setelah mengenal selama lebih dari setahun, dan perbincangan long distance dibantu orang ketiga yang sangat berjasa= SKYPE, liburan bersama beberapa kali Bali dan Perancis ย untuk lebih mengenal karakter satu sama lain dan keluarga, akhirnya kami memutuskan untuk menikah, kenapa? simply karena feeling ” waduh I think I can’t live without this person” nah dari mutualisme feeling itu, gak mudah juga langsung ke gereja bilang “Hey mister Pendeta, tolong berkati kami nih, kami mau menikah…” ga gitu…

So pertama-tama bingung mau memutuskan menikah di mana apa di Indonesia atau Perancis? setelah googling sana sini, dapatlah informasi kalau menikah di Perancis itu lebih mudah, dimana letak kemudahan nya??? di surat2 dan administrasi tentunyaa… tetapi oh tetapi mentok! soalnya menurut beberapa pengalaman2 pasangan sebelumnya, hampir semua yang apply Visa Perancis/Schengen dengan Visa Turis, tetapi sebenarnya mau menikah, hasilnya….ditolak saudara-saudara!!

Dan jadilah kami melupakan rencana itu, dan memutuskan di Indonesia saja.

Oke, tiket sudah dibeli di bulan January 2011 untuk keberangkatan July Lyon-Jakarta.

Mulailah saya mencari gereja. Karena Franc Katolik, baiklah kita ke gereja Katolik untuk meminta persyaratan-persyaratan apa saja yang dibutuhkan… Hmmm…. ternyata agak pahit juga ceritanya karena jadinya saya diceramahi… katanya “waahh…susah kalau begini, bagaimana Anda mau membina biduk Rumah Tangga kalau dari awal saja sudah banyak perbedaan, Negara berbeda, budaya berbeda,agama berbeda (saya Kristen dan Franc katolik)??” Loh-loh paaakk… saya kan mau bertanya dan diberi jalan keluar bukan nya di ceramahi dan dibuat jatuh mental nya.. hiks!

(tetapi ga semua gereja katolik begitu lohh..)

Franc juga ribet di sana dia menghubungi salah satu Pastor Indonesia yang ada di kota tetangga (sekitar 2 jam drive) dan membuat berjanji bertemu dengan hasil yang sama. KELABU. alias abu-abu, alias teu terang!

Baiklah, setelah mengalami masa kebingungan yang cukup singkat sekitar satu minggu, kami memutuskan akan menikah secara Kristen saja, di GKI Serpong, waw, Puji Tuhan, Alhamdulilah ya sesuatu… di terima dengan tangan terbuka meskipun saya bukan anggota gereja, bahkan belum pernah kebaktian hari minggu disitu! Tapi ya sekali lagi you know God is good banget! langsung deh mempersiapkan surat2 untuk mengikuti katekisasi pernikahan/Bina pra-nikah. Surat-suratnya adalah :

  1. Surat Baptis
  2. Surat Gereja Asal
  3. Surat Baptis Franc
  4. surat Keterangan gereja Asal dia (ini juga di dapat setelah dia harus ikut misa selama bbrp minggu dulu)
  5. KTP / Carte d’identite
  6. Akte lahir

 

Saat itu kami hanya melakukan pernikahan secara gereja dan tidak langsung dengan catatan sipil karena HAHAHAHA…. ketawa dulu yaa…. that’s another great story with some ‘OTHER’ paperworks! nanti di post selanjutnya deh…

Nah, saya pun mengikuti Bimbingan Pra Nikah di GKI Serpong setiap hari Sabtu dari jam 9 – 17.00 (lama ya?) selama dua minggu. Saat itu sedih dan cukup akward juga situasi nya… soalnya kok yang lain bedua-duaan and aye sendiri niii?? wekwew! tapi gpp… hanya cukup menjelaskan dan mendengarkan diskusi dan ceramah dengan hikmat, dan sibuk membayangkan printilan2 wedding yang menyenangkan hati tentunyaa…. hi hi hi… seperti gaun, dekorasi, kue2 dll… weqeqeq…. ( I bet all the girls whove been through this know the feelings!) ^_^;

Setelah itu ya happy-happy deh, yah seperti kata orang-orang kalau mau menikah tuh adaaaa aja … sempet juga sih ngalamin, dan betul sekali kalau badan berasa kurusan… weqeqeq…

dan akhirnya Puji Tuhan, Alhamdulilah ya sesuatuuu…. ^_^;

Kami menikah dengan sukses di GKI Serpong 9 Juli 2011 dihadiri sekitar 30 orang undangan saja keluarga dan teman-teman terdekat.

merci a tous yang telah memberikan dukungan! ^_^;

 

Advertisements

4 thoughts on “Menikah dengan WNA Perancis 1 (yang di gereja)

  1. Dear Dupfransint,

    Aku rencana menikah dgn WNA Perancis bulan Mei 2015. Aku sdh baca smua artikel km. Akhirnya nemu juga yg nikah di gereja ๐Ÿ˜‰

    Yg mau aku tny, utk akte kelahiran calon suami khn cuma berlaku 3 bulan, apa hrus urus smua dokumen pernikahan 3 blan sblm nikah? Ato bsa sblmnya ya? Disni aku kebingungan soalnya klo bru ngurus 3 blan sblm nikah, takut ga keburu waktu. Calon suamiku juga bilang urus dokumennya nanti aja 3 blan sblm hari-H krn validity aktenya cma 3 blan.

    Pertnyan 1 lgi, tahap-tahap ngurus dokumennya msh bingung aku. Pertama urus Surat Ijin Menikah dulu ke Kedubes Perancis. Then what should i do? Nikah gereja dulu baru ke Catatan Sipil? Ato daftar ke Catatan Sipil dulu baru nikah di gereja?

    Maaf pertanyaannya basic bgt. Masih awam soal pernikahan hehehehe…. Asli nihil ga tau apa2. Help me ya ๐Ÿ˜‰

    Merci beaucoup

    1. Hi Angelia,

      kalau di gereja mungkin tergantung gereja nya apakah ada kelas pernikahan? nah itu butuh surat baptis, atau surat anggota gereja dari calon suamimu, dan itu bisa dilakukan jauh2 hari.

      Surat akte kelahiran di Perancis bisa diurus dengan cepat, jadi jangan khawatir jangka waktu tiga bulan cukup kok untuk mengurus pernikahan, yang pasti suamimu harus sering check ke le mairie dekat tempat ia tinggal untuk pengumuman pernikahan nya.

      yang pertama dan paling penting adalah pernikahan gereja. Surat pernikahan gereja => diberikan ke catatan sipil (bersamaan dengan surat ijin menikah dari ambassade de france yang telah di translate ke bahasa Indonesia) , => surat resmi menikah dari catatan sipil => ke ambassade de france untuk sertifikat pernikahan dan pembuatan livret de famille.

      Semoga jelas. bisa email saya kalau kurang jelas ๐Ÿ™‚ bonne chance!

  2. Hello Sint,

    Hohohoho… Skr jadi lebih jelas ๐Ÿ˜‰ Nikah di gereja dulu baru Catatan Sipil. Untung teman mamaku di gereja ada yang kerja di Catatan Sipil jadi bisa diatur.

    Aku juga sudah telepon Mme Cempaka. Mulai submit dokumen bulan januari atau februari juga bisa. Perjalanannya panjang banget ya. Aku ikutan pusing juga bacanya apalagi nanti realitanya ๐Ÿ˜‹ Soalnya aku kerja juga, jadi…olala…siap2 pusing ๐Ÿ˜‹

    Boleh minta alamat emailnya kah? Kalau nanti aku butuh saran dari dirimu ๐Ÿ˜Š

    Btw, thanks a lot ๐Ÿ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s