Tentang FrancDup dan DIY/Bricolage

Hello there…!  

Salah satu hal yang membuat saya terkagum-kagum dengan Franc adalah kemampuan tangannya… weiittsss…. Maksud loohhh??? Hehe, maksudnyaaa… ya itu di dunia sekarang yang serba konsumerisme contohnya Indonesia… yag apa-apa serba beli! Mau ini beli, mau itu beli, ada di warung, ada di supermarket, di mall segala ada.. Franc selalu berusaha membuat produk-produk yang sebenarnya bisa dibuat dengan tangan dan kemauan tentunya!

Contoh yang baru2 ini dibuat adalah SABUN!… hmm, bukan pake bahan2 ramuan kimia2an or apa lah, but very very simple banget, jadi nih sabun sisa-sisa yang udah bekas (batangan) yang udah kecil ga bisa dipakai lagi itu dikumpulin… di satuin di jar gitu, nah kalau jar nya udah penuh, sabun2 itu di rendam dalam air 

Naaah… ketika sabunnya sudah mulai melembut/mencair/menyatu whatever itulah,

kemudian di …press dengan alat seperti ini ,…..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dan jadilah sabun mandi yang tampak baru dan bisa dipakai untuk sebulan kedepan lah kira-kira …. Hehehe

 

Irit kan? It’s very simple tetapi ya begitulah… one of the things yang membuat saya berpikir, this is a small thing, but surely could change the environment, let’s say ada 10 orang yang buat sabun seperti ini irit deh produksi kertas untuk wrapping sabun2 itu… dan artinya penebangan pohon yang berkurang (kalau di setiap Negara bagian ada 100 orang, keseluruhan Negara di dunia…I think, bisalah ini di sebut go green… well mikro banget sih but heeyyy…this is what I think, and since this is our blog we could get to write/say anything we’d like to!! Xixixi…. 😀

Selain itu, dari tahun 2008 kemarin Franc juga serius ikut organisasi semacam martial arts nya France gitu, kalau Indonesia mungkin bisa disejajarkan dengan Pencak Silat kali yee? (btw, apa kabar dunia persilatan kita ya??? Kemaren di SEA Games ada ga ya??)

Martial art ini terinspirasi dari jaman medieval dengan seragam-seragamnya, dan perintilannya… I know, ancient, tapi menarik juga, karena ternyata, baju-bajunya tuh berat-berat di pake nya. Ada salah satu yaitu cote de mail… semacam baju besi gitu, astafirlah alajim, berat banget! bawanya aja mesti pake trolley itu mencapai 50 kilo deh dan itu harus dipake pas tanding or duel, dan perkakas-perkakas lainnya…,

Banyak macam nya…., menurut Franc, susah juga di Lyon untuk cari toko yang khusus menjual alat-alat perlengkapan perang nya dia itu, mesti ke Paris belinya…, so jadilah dia DIY or en francais c’est Bricolage!

Dibuatlah pelindung kaki nya … seperti ini….

Baju yang dipakai untuk melindungi badan dari pedang (tebalnya kira2 5 centi seperti ini,

ini ada dua version yang satu panjang menutupi betis, dan satu lagi pendek seperti ini….

kemudian.. ini untuk ……. (hm apa ya?, to be honest I don’t know, sorry…*garuk2 kepala)

dan ini pedangnya (nah kalo ini menyerah dia, belum lulus jadi pandai besi jadi beli aja jauh2 ke paris)

so all in all kalau menghabiskan uang bisa ribuan euro but, heeyyy ternyata kalau ada kemauan, tekad dan kesabaran bisa tuh di buat…! dan irit tentunya…bagus nih buat ekonomi keluarga…hehehehehehehe…

Gak instant juga sih buat-buat produk2 itu, banyak salahnya juga, dan ga sesempurna yang di toko, ada saat-saat dia kesel juga kok jahitan nya banyak yang salah, kok ukuran nya meleset…, kok ga selesai-selesai??? but he kept on trying until… yah jadi, dan bisa dipakai…

It’s good…

I’m proud of you mon mari!

A simple lesson for me dari culture kami yang berbeda dan didikan keluarga yang berbeda adalah, ternyata kita itu punya kemampuan untuk buat apa saja, asal tekun, mau, sabar, motivasi, dan time investment yang kadang-kadang tidak sebentar, but like what he told me when I asked him;

saya : quelle satisfaction as tu  quand  fini les produits? (kepuasan apa sih yang kamu dapat kalau udah selesai membuat barang2 itu?)

franc : c’est moi qui les faire… (karena saya yang membuatnya)

indeed. I bet all the chefs, artists, teachers.etc.  they all know this feeling. shout out to all the real ‘artists’ out there no matter what job you have!

Dan saya pun mulai tergugah, berpikir… “gak semua barang harus dibeli, dan ga semua yang di pengen itu harus di beli, cukup yang di butuhkan saja, dan selain itu lebih baik berkarya!” 😉

Let’s do something….

 

pleins de bisous,

Sint

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s